Technology

3/Technology/post-list

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Upacara dan Doa di hari Kesaktian Pancasila Kodim 0715 Kendal

                                            


Mayor Inf Tri Santoso Marsudi Spd, Senin (1/10/2018) pagi, menjadi inspektur upacara memperingati Hari Kesaktian Pancasila di halaman Makodim 0715/Kendal.

 Upacara berlangsung tepat pukul 07.00 WIB. Kasdim 0715 Kendal yang mengenakan jas PDU I berdiri di atas mimbar menjadi Inspektur Upacara mengantikan Dandim 0715 Kendal yang melaksanakan Upacara yang sama di alun – alun Kendal beserta Forkopimda.

Upacara berlangsung hikmat yang di ikuti seluruh personil dari jajaran Kodim dan PNS,bertindak sebagai Komandan Upacara Kapten Kav Jatmiko,adapun acara selanjutnya di adakan Doa bersama untuk mengenang jasa para Pahlawan di Mushola Suhada Kodim 0715 Kendal.

Share:

Hari Batik Nasional

                                                    


Persit Chandra Kirana jajaran Korem 073 Makutarama, punya cara tersendiri dalam memperingati Hari Batik Nasional yang jatuh pada hari ini, Selasa 2 Oktober. Mereka merayakan Hari Batik dengan cara belajar membatik bersama di Makorem 073/Mkt Selasa (02/10).

Kegiatan itu dilakukan sebagai bagian dari upaya melestarikan batik, yang merupakan warisan budaya nusantara. Mereka tanpak antusias ketika belajar membatik,tak terkecuali Persit KCK Kodim 0715/Kendal yang ikut meramaikan acara tersebut.

Ketua persit  Kodim 0715 /Kendal Ny Hendro Edi Busono mencoba langsung praktek cara membatik yang juga diikuti anggota persit lainya yang hadir, kegiatan membatik ini dilakukan untuk menumbuh kembangkan budaya cinta batik dan mengenalkan batik yang benar – benar warisan budaya Indonesia yang berpotensi besar menjadi motif andalan dalam fashion Internasional.

Share:

KODIM 0715 KENDAL DO’A BERSAMA

                                       


Kodim 0715/Kendal  menggelar acara doa bersama dan tahlilan untuk mengenang gugurnya para Pahlawan Revolusi ,Kesaktian Pancasila pada Senin  (01/10/18) di mushola Suhada Doa dan Tahlil  yang di pimpin Ust H Sakroni.

 Untuk persiapan tahlil dan doa bersama dalam rangka mengenang gugurnya para Pahlawan Revolusi. Acara ini dipimpin oleh Dandim dan Kasdim 0715 Kendal,di ikuti TNI dan PNS Kodim 0715 Kendal perwakilan dari semua jajaran.

 Doa yang kita panjatkan bertujuan agar Pancasila sebagai dasar ideologi bangsa Indonesia yang merupakan pengikat, mengingat Indonesia secara geografi terdiri dari ribuan pulau yang masing-masing didiami oleh berbagai ras, suku, etnis, budaya, dan  agama,tetap terjaga keutuhanya di samping doa untuk para pahlawan yang mendahului kita yang selalu kita rasakan hasil perjuanganya sampai saat ini.

 Pancasila yang sakti adalah nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila masih didalami dan dihayati oleh semua anak-anak bangsa.  Memperingati Hari Kesaktian Pancasila tentunya harus mengembalikan sifat  asli Pancasila, yang mampu menjadi pelindung semua anak-anak bangsa dalam beragam perbedaan
.

 

Share:

Babinsa Jeruk Giling Lakukan Gotong Royong Bangun Rumah Warga


Anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 11/Kaliwungu, Kodim 0715/Kendal Kopka Mulyana bersama warga RT 02/RW 01 bahu – membahu melaksanakan kegiatan gotong royong mendirikan rumah milik Syaifudin di Desa Jeruk Giling, Kecamatan Kaliwungu Selatan Kabupaten Kendal (27/9/2018).


Kopka Mulyana, Babinsa Koramil 11/Kaliwungu berbaur dengan warga RT 02/RW 01 membantu pelaksanaan pembangunan rumah saudara Syaifudin, warga setempat juga terlihat antusias dan bersemangat dengan keterlibatan Babinsa dalam pembuatan rumah tersebut. Gotong Royong dalam setiap pembangunan rumah warga memang masih membudaya di wilayah desa Jeruk Giling. Bahkan dalam segala hal yang berhubungan dengan sosial kemasyarakatan, warga tidak segan-segan turun tangan secara bersama-sama demi kepentingan bersama.


Kegotong royongan warga Jeruk Giling menunjukkan bahwa di era modern seperti sekarang ini rasa kebersamaan masyarakat masih terjaga dengan baik sebagai wujud dari nilai-nilai persatuan dan kesatuan.


Kopka Mulyana mengatakan, "Apa yang saya lakukan bersama warga adalah bentuk dari kepedulian terhadap sesama dan merupakan perwujudan dari kemanunggalan TNI – Rakyat dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat serta memelihara kelestarian nilai-nilai kegotong royongan di tengah-tengah masyarakat."katanya.


Sementara itu Syaifudin pemilik rumah mengucapkan, banyak – banyak terimakasih pada Babinsa desanya atas bantuan dan peran sertanya dalam pembangunan rumahnya,"Terima kasih bapak pembina desa sudah membantu kami dalam mengerjakan pendirian rumah saya".


"kehadiran pak tentara di tengah tengah kami dapat menambah semangat kami serta warga sekitar untuk bergotong royong, sekali lagi saya ucapkan terima kasih",Kata Syaifudin.


Di tempat lain Danramil 11/Kaliwungu, Kapten. Inf. Widodo Hendrarjo menjelaskan, bahwa dirinya selalu menekankan kepada para Babinsa di Koramil 11/Kaliwungu agar selalu peka terhadap wilayah binaannya serta senantiasa membantu masyarakat dilingkungannya sebagai wujud nyata peran TNI untuk membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



Sumber : medianasional.id

Share:

Dandim 0715 Kendal Duduk satu meja bersama Kapolda Jateng dan Kasdam IV/Dip.


Kendal,Dandim 0715 Kendal (Letkol Czi Hendro Edi Busono ) duduk satu meja bersama menyambut Kapolda Jateng dan Kasdam IV/ Diponegoro di ruang paringgitan Kabupaten Kendal di dampingi Kapolres,Bupati dan Wakil Bupati Kendal.  Menjelang acara pemberian arahan dan  pengecekan apel tiga pilar di pendopo Kabupaten Kendal, Rabo (26/09/2018) sore,

Kapolda Jateng beserta rombongan tiba di Kendal sekitar pukul jam 14.00 mengunakan Helikopter mendarat di Stadion madya Kendal kemudian di jemput serta di kawal menuju kantor Kabupaten Kendal,  Tidak terdengar apa yang diperbincangkan. Namun, dari balik bilik merah yang membatasi meja tersebut terlihat sangat serius dan berhati – hati sekali namun sesekali  juga terlihat senyum akrab yang terjalin di seputaran meja tersebut.

Dalam pemberian arahan Kapolda dan Kasdam IV /Dip menegaskan untuk mendeteksi dini serta menciptakan keamanan wilayah yang di mulai dari wilayah terkecil yaitu desa yang menjadi area binaan Babinsa,Babinkantibmas serta Lurah/Kepala Desa. .

Share:

Apel Tiga Pilar Untuk Pileg-Pilpres 2019 Yang Aman, Damai Dan Sejuk Di Kendal


 

Kendal ~ Sebanyak 900 lebih Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Lurah/Kades se-Kabupaten Kendal, Rabu (26/9),  berkumpul di Pendopo Kabupaten mengikuti Apel Tiga Pilar dalam rangka mewujudkan Pileg-Pilpres 2019 yang aman, damai dan sejuk di wilayah Kabupaten Kendal. Apel Tiga Pilar bersama Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Drs. Condro Kirono, MM. M.Hum dan Kasdam IV Diponegoro Brigjen TNI Bakti Agus Fadjari mewakili Pangdam IV Diponegoro, juga dihadiri Bupati Kendal dr. Mirna Annisa, M.Si dan jajaran Forkopimda Kabupaten Kendal serta Forkopimcam se-Kabupaten Kendal. Apel diawali dengan pengucapan Ikrar Netralitas TNI, Polri dan Lurah/Kades pada Pemilu 2019 nanti.


Dihadapan peserta apel, Kapolda  Jateng mengatakan 3 Pilar yaitu Babinsa, Bhabinkamtimas dan Lurah/Kades harus solid kompak dan bersaudara untuk bersinergi saling bekerja sama. Ketiganya adalah ujung tombak di Desa/kelurahan dalam melaksanakan berbagai kegiatan baik pembangunan masyarakat bidang kependudukan,sosial, keamanan dan lain-lain. Oleh karena itu, ketiga unsur tersebut harus solid merapatkan barisan dengan  bersinergi sesuai tupoksi masing-masing. Dalam menghadapi persoalan hendaknya lebih tajam dan peka sehingga mampu menangkal dan mengatasi berbagai gangguan. 


Beliau berpesan, suasana kondusif yang telah tercipta mulai dari desa/kelurahan hendaknya dipelihara hingga selesainya pemilu 2019 nanti. Upaya-upaya untuk memecah-belah harus diwaspadai termasuk ujaran kebencian maupun berita-berita hoak di media sosial dengan tetap menjaga kondusifitas wilayah masing-masing. Konflik sekecil apapun harus ditangani. Jangan berlepas tangan tetapi harus bisa dikelola dan diselesaikan dengan baik. Perbedaan pasti ada namun jangan diperbesar tetapi harus diperkecil bahkan dicari persamaannya sehingga ditemukan solusi. Tetaplah eksis, dan melayani masyarakat dengan pelayanan yang baik sehingga mampu merebut simpati masyarakat.


Sementara itu, Kodam IV Diponegoro yang diwakili Kasdam IV Brigjen TNI Bakti Agus Fadjari senada dengan Kapolda Jateng, juga menekankan pentingnya soliditas, kekompakan dan persaudaraan dari 3 pilar tersebut dalam menjalankan tugas masing-masing. Hal itu perlu ditekankan karena ketiganya memiliki posisi strategis dalam pembangunan daerah. Dikatakan, 3 pilar tersebut yang mampu menjawab berbagai masalah di tingkat paling bawah dan membantu masyarakat dalam menciptakan kondisi yang diidamkan oleh masyarakat di daerah.


Oleh karena itu, Kasdam mengharapkan agar kegiatan apel 3 pilar hendaknya dapat ditindak-lanjuti di wilayah masing-masing secara periodik. Apel 3 pilar dapat dilakukan di tingkat kecamatan atau bahkan di desa/kelurahan sehingga mampu memberi solusi dan menyelesaikan masalah di wilayah masing-masing. Ketiga pilar harus  mampu menyuarakan situasi yang aman, damai, tenteram dan sejuk bagi masyarakat. Demikian pula partai politik hendaknya mendukung upaya 3 pilar tersebut dalam menciptakan suasana yang kondusif.


Sebagai penutup, di akhir apel,  sebanyak 14 partai politik yang turut hadir di pendopo membacakan deklarasi berisi 4 Janji Peserta Pemilu 2019. Empat janji tersebut yaitu melaksanakan kampanye yang aman, tertib, damai, non sara dan politik uang. Melaksanakan Pilpres dan Pileg tanpa Hoak, politisasi sara dan politik uang. Menciptakan iklim politik yang aman damai dan sejuk. Serta  Melaksanakan pemilu berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.



Sumber : kendalkab.go.id

Share:

Kapolda dan Kasdam Pimpin Apel Tiga Pilar


KENDAL - Pelaksanaan Apel Tiga Pilar di Kabupaten Kendal digelar di Pendopo Pemkab, Rabu (26/9) siang. Apel dipimpin langsung Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono dan Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Bakti Agus Fajari. Kegiatan itu diikuti unsur tiga pilar, Kepala Desa (Kades), Lurah, Babinkamtibmas dan Babinsa se Kabupaten Kendal. Kegiatan juga diikuti Parpol peserta Pemilu. Tujuanya  untuk mewujudkan Pileg-Pilpres 2019, Aman, Damai dan Kondusif. Hadir Bupati Kendal Mirna Annisa dan Wakil Bupati Kendal Masrur Masykur.


Dalam kesempatan itu, Kapolda  Irjen Pol Condro Kirono, menyampaikan,  bahwa saat ini sudah masuk tahapan kampanye atau pesta demokrasi Pemilu 2019. Mengawali kampanye sebelumnya sudah dilaksanakan pada tanggal 23 September oleh partai politik (Parpol) dan calon legislatif (Caleg) sudah mendeklarasikan Pemilu  damai dan menyejukkan. "Kita punya modal dasar pada saat melaksanakan Pilkada 2018, Pilkada Bupati, Walikota, dan Gubernur yang berjalan dengan aman dan kondusif. Sehingga Jawa Tengah menjadi salah satu provinsi yang  paling aman dalam penyelenggaraan Pilkada 2018. Suasana modal dasar yang baik ini kita pelihara sampai nanti selesainya pemilu 2019," katanya.


Kapolda Irjen Pol Condro Kirono meminta kepada unsur tiga pilar untuk mewaspadai kampanye-kampanye yang berupaya untuk memecah belah bangsa. Seperti ujaran-ujaran kebencian, berita-berita hoax. Karena kampanyenya tujuh bulan yang bakalan ramai terjadi bukan berada di ruang publik riil akan tetapi di ruang publik dunia maya. "Selama tujuh bulan ini jadi yang ramai di ruang publik dunia maya, media sosial (Medsos). Mari kita jaga. Cara menjaganya bagaimana? Kita kecilkan penyebab konflik itu. Kecilkan reduksi perbedaan-perbedaanya yang terjadi. Pesan saya jangan mudah angkat tangan atau menyerah. Pasti setiap masalah akan ada jalan keluarnya," terangnya.


Kapolda Irjen Pol Condro Kirono juga meminta kepada tiga unsur tiga pilar itu bisa merebut simpati masyarakat dan melayaninya. Dengan dipercayai TNI, polri pemerintah desa samnpai pusat organisasi tiga pilar ini akan tetap dapat bertahan dan eksis. "Kalau sudah tidak dipercayai masyarakat, padahal kita ini negara demokrasi. Kedaulatan, kekuasaan ditangan rakyat. Ayo terus kita mengabdi dan melayani masyarakat," pungkasnya.


Sementara itu, Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Bakti Agus Fajari, mengatakan, unsur tiga pilar, kades, lurah, Babinkamtibmas, dan Babinsa.  harus solid, kompak dan bersaudara.  Apel tiga pilar ini merupakan ide cemerlang dari Kapolda Jateng. Bahwasanya Kades, Lurah, Banbinkamtibmas dan Babinsa berada pada posisi yang strategis. Posisi yang sangat strategis dan sangat diperlukan untuk melangsungkan pembangunan di daerah. Baik dibidang idiologi, politik, ekonomi, sosial budaya, dan perekonomian, serta pertahanan dan keamananan yang semua berasal dari wilayah desa dan keluarahan.  "Jadi pada posisi yang strategis inilah Polda dan Kodam akan selalu berupaya bersaama-sama dengan pemerintah daerah menguatkan soliditas, kekompakan dan kerjasama sehingga keberadaan tiga pilar bisa menjawab permasalahan di wilayah membantu masyarakat menjadikan kondisi masyarakat seperti yang diidam-idamkan," katanya.


Kasdam Brigjen TNI Bakti Agus Fajari, menjabarkan makna solid. Bahwa unsur tiga pilar tidak tergoyahkan dari tujuan keberadaan di desa/kelurahan. Tujuan utama adalah untuk kepentingan masyarakat umum. Jangan  mudah digiring-giring, dibelokkan untuk kepentingan-kepentingan yang lain. Selalu berfokus pada kepentingan masyarakat. Solid disini, kompak seiring sejalan kades, lurah Babinkamtimbas, Babinsa untuk menyelesaikan persoalan-persoalan di wilayah. "Sinergis. Memang fungsinya berbeda,  kades, lurah pada fungsi pembangunan perekonomian dan pemerintahan. Adapun Babinkamtibmas pada kemananan ketertiban masyarakat, dan Babinsa pada  fungsi pertahanan dan keamanan negara. Sinergis dalam pelaksanaan tugas di wilayah meskipun fungsinya berbeda tetapi saling mendukung antar fungsi hasil yang akan dicapai akan optimal," tukasnya. (nur)

 

Sumber : Radar Pekalongan (27/4)

Share:

Definition List

header ads

Unordered List

3/recent/post-list

Support

3/random/post-list