Technology

3/Technology/post-list

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

TMMD Tahap I Targetkan Peningkatan Jalan Desa 750 Meter

 


KENDAL – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I tahun 2019 Kodim 0715/Kendal digelar di Desa Sidodadi, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal, Selasa (26/2). Pembukaan dilaksanakan di lapangan desa setempat dan dibuka Bupati Kendal, Mirna Annisa.

 

Sebagai inspektur upacara (irup) adalah Wakil Bupati Kendal, Masrur Masykur dan Komandan Upacara, Kapten Inf Cahyono Suyatno. Hadir dalam pembukaan, yakni Dandim Kendal Letkol Inf Ginda Mohammad Ginanjar, Kapolres Kendal, AKBP Hamka Mappaita, Kepala OPD terkait, Camat Patean, Forkopimcam, Kepala Desa se-kecamatan Patean, dan Kementerian Desa serta sejumlah ormas.

 

Bacakan amanta Gubernur Jawa Tengah, Wakil Bupati Masrur Masykur mengatakan, TMMD merupakan salah satu cara merawat dan mengikat kebersamaan serta kegotongroyongan untuk mengatasi persoalan-persoalan kebangsaan, dan senergitas kemanunggalan TNI dengan rakyat serta pemerintah pusat dengan daerah. "Melalui TMMD inilah menjadi kekuatan luar biasa untuk memajukan desa, menggali potensi dan mengatasi berbagai permasalahan masyarakat," katanya.

 

Disebutkan Masrur, data BPS bulan September 2018 mencatat bahwa jumlah penduduk miskin di Jawa Tengah sebesar 3,87 juta orang yang mayoritas berada di pedesaan, yakni sebanyak 2,15 juta orang. Karena itu, program penanggulangan kemiskinan perlu fokus ke pedesaan dengan prinsip pengeroyokan melalui pendekatan holistik integratif tematik dan spasial.

 

TMMD kali ini mengangkat tema "Melalui TMMD Kita Tingkatkan Kebersamaan Umat Serta Kita Tingkatkan Gotong Royong dalam Bernegara Guna Mewujudkan Ketahanan Nasional". "Berbagai program disipakan di TMMD ini, seperti wawasan kebangsaan dan nilai-nilai nasionalisme. Ini penting mengingat maraknya hoax, bullying dan ujaran kebencian yang muncul di tengah-tengah kehidupan kita dan berpontensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Mari kita edukasi masyarakat di tengah riuhnya revolusi industri 4.0 dengan bijak," ajaknya.

 

Dandim Letkol Inf Ginda Mohammad Ginanjar mengatakan, kegiatan TMMD akan berlangsung selama 30 hari terhitung sejak 26 Februari hingga 27 Maret 2019 mendatang. TMMD tahun 2019 mencakup betonisasi jalan dengan volume 750 x 3m x 12m sebagai sasaran fisik. Sasaran non fisiknya, yaitu penyuluhan terpadu seperti penyuluhan PPBN, hukum dan kamtibmas, bahaya narkoba, kesehatan lingkungan, KB dan KDRT, tenaga kerja dan transmigrasi dan pasar murah.

 

Adapun sumber dana berasal dari APBD TK I, ABPD TK II, dan swadaya masyarakat dengan total besaran Rp 305 juta. "Sedangkan pengerahan tenaga kerja berasal dari Kodim 0715/Kendal sejumlah 30 orang, Polri 2 orang, kesehatan 2 orang, Linmas 2 orang dan masyarakat 30 orang dengan total 66 orang," katanya.(nur)



Sumber : https://radarpekalongan.co.id

Share:

Makan 1.300 Durian Bareng Bupati, Kendal Penghasil Durian Potensial

 


KENDAL - Bupati Kendal dr. Mirna Annisa, M.Si didampingi Kapolres Kendal AKBP. Hamka Mappaita dan Komandan Kodim 0715 Letkol Inf. Ginda Mohamad Ginanjar membuka Lomba Durian Unggul dan Makan 1.300 Durian Bareng Bupati Kendal, Rabu (27/2/2019) di Taman Selokaton, Desa Selokaton Kecamatan Sukorejo. 

 

Bupati Mirna mengharapkan Lomba Durian yang telah dilaksanakan kedua kalinya ini, sebelumnya di Kecamatan Singorojo, mampu dimanfaatkan sebagai peluang untuk merintis wisata buah khususnya durian di Kabupaten Kendal. "Saya lihat lomba durian yang sudah kedua kalinya dalam tahun ini dilaksanakan mampu dimanfaatkan dengan baik untuk mengembangkan buah durian asli Kendal terutama yang berkualitas unggul dan berasa enak," ucapnya.

 

Soal lain yang menjadi fokus perhatian orang nomor satu di Kabupaten Kendal menyangkut komsumsi buah lokal yang harus diperbanyak dan pengurangan konsumsi buah impor dari luar negeri. "Saya pengin kita semua termasuk saya mulai hari makan buah yang ditanam di kampung sendiri. Kita harus mensejahterakan masyarakat kita sendiri, dan kualitas buah yang ditanam di daerah kita sendiri kita lebih mengetahui nilai gizinya. Kandungannya dibandingkan dengan buah yang dibeli di toko kita tidak tahu apakah ada kandungan zat kimia atau pengawet karena dikirim dari negara lain. Dan itu bisa merusak rasa buah dan bisa membahayakan kesehatan," beber Bupati Mirna.

 

Sementara, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Pemkab Kendal, Ir. Tjipto Wahjono, MM mengatakan, durian lokal Kendal merupakan salah satu produk pertanian unggulan yang tidak kalah rasa dan kualitasnya dengan durian impor maupun durian dari daerah lain. Pada tahun 2019 di Kabupaten Kendal terdapat 42.606 pohon durian dan dipanen sebanyak 49.740 kwintal. "Untuk lebih mengenal produk durian lokal Kendal pada warga masyarakat, maka diadakan kegiatan festival / lomba durian," katanya.

 

Dalam upaya untuk meningkatkan efisiensi produk pertanian, memperluas peluang pasar hasil pertanian serta kebutuhan akses pasar bagi petani, salah satu hal yang dilakukan adalah dengan membuat suatu sistem yang langsung mempertemukan antara kelopok tani atau gapoktan dengan usaha toko tani dan usaha pangan olahan.


"Untuk usaha olahan duren perlu difasilitasi kegiatan pasar buah durian. Dengan kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan jaringan pemasaran hasil gapoktan dan kelompok tani Indonesia dengan hasil buahnya serta olahannya," tambahnya. 

 

Dalam kegiatannya di Selokaton tersebut, Bupati Mirna beserta Kapolres dan Dandim meninjau stand pameran produk unggulan atara lain produk kopi ( liberica, excelsa dan robusta ), produk beras ( beras merah, hitam dan beras medium ), bawang merah, gula aren dan produk lokal olahan pangan. Dalam kesempatan  membuka makan Durian Bareng Bupati, Bupati Mirna beserta Dandim dan Kapolres membelah dan makan buah durian lalu diikuti segenap masyarakat yang hadir.

 

Sementara Lomba Durian Lokal diikuti 25 petani durian di Kabupaten Kendal. Selain itu disediakan buah durian sebanyak 1300 buah durian yang bisa dimakan gratis oleh warga masyarakat yang hadir secara gratis. Selain itu juga digelar kegiatan Fasilitasi Pasar tani yang diikuti 22 Gapoktan, Toko tani Indonesia serta usaha pangan olahan. 


Untuk juri Lomba Durian Lokal dari Badan Pengkajian Teknologi Pertanian ( BPTP ) Provinsi Jawa Tengah Dr. Ir. Budi Harsoyo, Dinas Pertanian Perkebunan Provinsi Jawa Tengah, Kartinah Swasti, Sp, M.Si, Sekolah TInggi Ilmu Pertanian Farming Semarang Ir. Sutopo, ME , praktisi durian dan Pengawasan sertifikasi Durian Jawa Tengah Sutikno, SP. 

 

Diketahui pemenang Harapan 3 Ahmad Ihsan dari Desa Kertosari Kecamatan Singorojo ( durian mrica skor 19,45 ), Harapan 2 Eko Budi Desa Kalirejo Singorojo ( varitas lokal skor 19,45 ), Harapan 1 Supratman Kalirejo Singorojo ( varietas lokal skor 19,95, Juara 3 Kecamatan Patean ( varietas lokal skor 20 ), Juara 2 Sahir Desa Pesarean Sukorejo ( varietas lokal skor 20,50 ) dan Juara 1 Irfan Sulistiawan Kalirejo Singorojo ( varitas lokal skor 21,60). Durian lokal yang menjadi juara 1 dibeli Bupati Mirna seharga Rp. 1 juta.



Sumber : https://kendalkab.go.id

Share:

Bupati Kendal Resmi Buka TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2019

 


Kendal- Bupati Kendal, dr. Mirna Annisa, M.Si., secara resmi membuka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I tahun 2019 di Desa Sidodadi, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Selasa (26/2/2019). Hadir juga dalam acara tersebut Wakil Bupati Kendal, Masrur Masykur, Dandim Kendal Letkol Inf Ginda Mohammad Ginanjar beserta jajaran, Kapolres Kendal, Hamka Mappaita, sejumlah OPD terkait, Camat Patean,Forkopimcam dan para Kepala Desa se-kecamatan Patean dan melibatkan Kementerian Desa serta sejumlah organisasi masyarakat.

 

Kegiatan  itu diawali dengan upacara pembukaan, bertindak sebagi inspektur upacara adalah Wakil Bupati Kendal Masrur Masykur. Dalam laporannya Kapten Inf.  Sudar sebagai Perwira pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan ini akan berlangsung selama 30 hari mulai dari tanggal 26 Februari sampai dengan 27 Maret. TMMD tahun 2019 mencakup betonisasi jalan dengan volume 750 x 3m x 12m sebagai sasaran fisik, dan sebagai sasaran non fisik yaitu penyuluhan terpadu seperti penyuluhan PPBN, Hukum dan Kamtibmas, Bahaya Narkoba, Kesehatan Lingkungan, KB dan KDRT, Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan Pasar Murah.

 

"Sumber dana berasal dari APBD TK I, ABPD TK II dan swadaya masyarakat dengan total anggaran sebesar 305 juta. Sedangkan pengerahan tenaga kerja berasal dari Kodim 0715 Kendal sejumlah 30 orang, Polri 2 orang, kesehatan 2 orang, Linmas 2 orang dan masyarakat 30 orang dengan total 66 orang," terangnya dalam laporan tersebut.

 

Dalam amanatnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang dibacakan oleh Wakil Bupati Kendal, Masrur Masykur menyampaikan, "inilah bagian dari kita cara merawat dan mengikat kebersamaan serta kegotong royongan untuk mengatasi persoalan-persoalan kebangsaan, dan sinergitas kemanunggalan TNI dengan rakyat serta Pemerintah Pusat dengan daerah, melalui TMMD inilah menjadi kekuatan luar biasa untuk memajukan desa, menggali potensi dan mengatasi berbagai permasalahan masyarakat".

 

Lanjut Wakil Bupati Kendal membaca amanat Gubernur Jawa Tengah, data BPS Bulan September 2018 mencatat bahwa jumlah penduduk Provinsi Jawa Tengah sebesar 3,87 juta orang (19,19 %) mayoritas berada dalam pedesaan yakni sebanyak 2,15 juta orang, untuk itulah kita terus mengfokuskan  program penanggulangan kemiskinan di pedesaan dengan prinsip pengkroyokan melalui pendekatan holistik integratif tematik dan spasial. TMMD kali ini mengangkat tema "Melalui TMMD Kita Tingkatkan Kebersamaan Umat  Serta Kita Tingkatkan Gotong Royong Dalam Bernegara Guna Mewujudkan Ketahanan Nasional".

 

"Saya berharap TMMD kali ini juga disiapkan program - program wawasan kebangsaan dan nilai - nilai nasionalisme karena ini penting mengingat maraknya hoax, bullying dan ujaran kebencian yang muncul ditengah-tengah kehidupan kita dan berpontensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, mari kita berikan edukasi bagi masyarakat ditengah riuknya revolusi industri 4,0 agar lebih bijak, sering sebelum shering mari kita sadarkan masyarakat tentang arti pentingan persatuan dan kesatuan bangsa demi Indonesia Jaya, dan saya ingin desa-desa di Jawa Tengah maju dengan mempertahankan keunikan dan kearifan lokasinya, desanya maju fasiltas pelayanan dasar masyarakat, SDMnya makin bekualitas, unggul mandiri punya spritualnya tinggi tidak ada narkoba kreatif dan inovatif serta mempunyai karakter kebangsaan yang kuat harus kita wujudkan bersama dan mari kita bangun Indonesia mulai dari desa," harap Gubernur Jawa Tengah dalam amanatnya.

 

Kemudian acara dilanjut dengan penandatangan naskah berita acara penyerahan program TMMD Sengkuyung Tahap I tahun 2019 oleh Bupati Kendal dan Komandan Kodim 0715 Kendal. Dan dilanjutkan peresmian TMMD yang ditandai dengan pemukulan  kentongan oleh Bupati Kendal, Mirna Annisa.



Sumber : https://kendalkab.go.id

Share:

TMMD Sengkuyung Tahap 1 Tahun 2019 Dibuka


 

Kodim 0715/Kendal melaksanakan Upacara pembukaan TMMD Sengkuyung I tahun 2019 di lapangan sepak bola Dkh. Kalisuren Desa Sidodadi, Kec. Patean, Kab. Kendal, dengan tema " Melalui Tmmd Kita Tingkatkan Kebersamaan Umat Serta Semangat Gotong Royong Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Guna Mewujudkan Ketahanan Nasional ". Bertindak selaku Inspektur Upacara Wakil Bupati Kendal Masrur Masykur, Perwira Upacara Lettu Inf Siswanto dan Komandan upacara Kapten Inf Cahyono.

 

Kegiatan Upacara ini diikuti oleh satu peleton Kodim 0715/Kendal, satu peleton Pasukan Polres Kendal, Satpol PP Kendal, SKPD Kecamatan, siswa-siswi SD, SMP dan SMA se-Kecamatan Patean serta masyarakat dan Ormas di wilayah Kec. Patean.

Menurut Kapten Inf Cahyono selaku Komandan Upacara, menyampaikan bahwa TMMD telah banyak memberikan pelajaran berharga, betapa penting dan luar biasanya semangat gotong royong membangun bangsa. Semua bahu membahu, memberikan sumbangan pikiran, ide dan gagasan, sumbangan tenaga dan ketrampilan, sumbangan materi dan kebendaan.

 

"TMMD bukan semata membangunkan sarana fisik bagi masyarakat desa, tapi dalam TMMD juga membangunkan semangat dan percaya diri masyarakat agar mampu mengelola potensi yang dimiliki serta kesiapsiagaan menghadapi setiap ancaman dan tantangan yang sedang dan akan dihadapi" Jelas Kapten Inf Cahyono.


Ditempat yang sama, Komandan Kodim 0715/Kendal melalui Pasiternya Kapten Inf Sudar menyampaikan bahwa sasaran dari pelaksanaan TMMD mempunyai dua sasaran yaitu kegiatan fisik dan non fisik. "Adapun untuk mewujudkan pencapaian tujuan dan kegiatan TMMD ditetapkan kegiatan Fisik dan Non Fisik. Kegiatan Fisik dengan sasaran pembukaan Jalan sepanjang 750 m X 3 m X 12 cm. Sedangkan kegiatan non-fisik akan diisi berbagai kegiatan penyuluhan dari instansi terkait sesuai jadwal dari Kodim 0715/Kendal". jelas Pasiter Kodim 0715/Kendal.

 

Kegiatan TMMD Sengkuyung 1 rencananya akan dilaksanakan selama 30 (tiga puluh) hari, terhitung mulai dibukanya TMMD, pada Selasa tanggal 26 Februari 2019 sampai upacara penutupan pada Rabu tanggal 27 Maret 2019 mendatang.

Share:

RAT Primkopad Kartika C-04 Kodim 0715/Kendal, Tutup Buku Tahun 2018


 

Primkopad Kartika C-04, Kodim 0715/Kendal, pada Rabu (20/02) menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Ke-44, Tutup Buku Tahun 2018. Tema pada RAT kali ini adalah "Dengan semangat kebersamaan, profesionalisme dan kerja keras kita tingkatkan pengabdian sebagai insan koperasi dalam rangka pencapaian tugas pokok dan fungsi koperasi kartika". RAT diikuti oleh seluruh Anggota Militer dan PNS Kodim 0715/Kendal dan Kaminvetcad IV-21/Kendal.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Puskopad Diponegoro Letkol Caj Udi Wijayanto Kasdim 0715/Kendal Mayor Inf Tri Santoso Marsudi S.Pd Kepala Dinas perindustrian Koperasi dan UMK Kabupaten Kendal Ris Susantyo, Ketua Dekopinda Kabupaten Kendal Marsiyem dan Ketua Persit KCK Cabang XXXVI Dim Kendal Ibu Ginda Muhammad Ginanjar.

 

Kapten Kav Djatmiko selaku Ketua koperasi pada sambutan pembuka mengatakan bahwa RAT merupakan sarana bagi anggota untuk mengecek semua aset dan mengetahui kebijakan koperasi sebelum diputuskan. Silahkan diteliti dan apabila ada usulan untuk kemajuan koperasi agar disampaikan. Selanjutnya Keprim membacakan Laporan Pertanggung jawaban Pengurus Primkop Kartika C-04 Kodim 0715/Kendal Tutup Buku Tahun 2018.

 

Rangkaian acara selanjutnya adalah sambutan dari Dekopinda Kendal Ibu Marsiyem, Kepala Dinas Perindustrian Koperasi dan UMK Kabupaten Kendal Bapak Ris Susantyo dan Ketua Puskop Diponegoro Letkol Caj Udi Wijayanto.

 

Letkol Caj Udi Wijayanto mengatakan bahwa RAT merupakan pemegang kekuasaan tertinggi, setiap anggota mempunyai hak untuk memberi saran dan kritik demi kemajuan koperasi, Mari kita cari solusi terbaik untuk kemajuan koperasi mendatang.

 

Dipenghujung pelaksanaan RAT, dibagikan aneka hadiah doorprize bagi anggota yang hadir, mulai dari hadiah utama berupa Mesin cuci dan Spring Bed serta hadiah hiburan berupa payung, kipas angin tersmos air panas dan aneka haidah lainnya. 

Share:

Kodim Kendal Laksanakan pemeriksaan Kendaraan


Kodim 0715/Kendal kembali melaksanakan pemeriksaan kendaraan sepeda motor dan mobil baik kendaraan dinas maupun non dinas, bagi prajurit yang berada di lingkungan Kodim 0715/Kendal, Kamis (21/02).


Dalam pemeriksaan ini di lakukan oleh tim pemeriksa yang terdiri dari anggota Staf Intel, Staf Logistik dan anggota Provost sedangkan tim pemeriksa diketuai oleh Pasi Intel Kodim 0715/Kendal Kapten Inf Moch Sardjono.


Pasi Intel Kapten Inf Much Sardjono pada saat mendampingi langsung proses pemeriksaan kendaraan mengatakan bahwa pemeriksaan kendaraan ini dilaksanakan guna memastikan kelengkapan dari surat-surat kendaraan.


"pemeriksaan ini sengaja kami laksanakan untuk memastikan kelengkapan surat -surat kendaraan yang dipakai oleh anggota Kodim 0715/Kendal, dengan demikian maka pelanggaran lalulintas bisa diminimalkan karena pastinya akan lebih tenang berkendara karena memiliki surat-surat yang lengkap." Jelasnya.


Lebih lanjut Kapten Inf Much Sardjono menyampaikan bahwa pemeriksaan kendaraan yang dilaksankan pada saat ini adalah kelanjutan dari pemeriksaan kendaraan yang dilakukan oleh denpom salatiga pada hari selasa kemaren.


" Hari Selasa kemaren (19/02) kami juga sudah melaksanakan pemeriksaan kendaraan dinas yang dilaksanakan oleh Denpom salatiga. Hari ini adalah kelanjutannya bagi anggota yang tidak hadir pada selasa kemaren karena sedang melaksanakan tugas." Jelas Pasi Intel.


Kegiatan pemeriksaan kendaraan dinas dan nondinas ini akan terus dilaksanakan secara berkala oleh Kodim 0715/Kendal guna menekan dan mengurangi pelanggaran berlalulintas khususnya untuk anggota Kodim Kendal.


Share:

Cegah Kriminalitas, Polsek Brangsong Operasi Gabungan bersama TNI dan Banser


Kendal, Dalam rangka pencegahan terhadap tindak pidana pelanggaran hukum di wilayah kecamatan Brangsong, polsek brangsong melakukan patroli gabungan malam hari bersama TNI, serta Banser, senin, 18/02/19, jam 02.00 pagi.

 

Operasi ini sebagai bagian pengamanan untuk mengantisipasi tindak pidana kejahatan serta pengamanan terkait isu- isu yang ada di wilayah Kendal.

 

Dalam arahanya di apel gabungan untuk cek kesiapan personil di halaman Mapolsek Brangsong Kapolsek Brangsong Iptu Darwan SH.MH, menghimbau pada personil gabungan untuk giat mendatangi warga yang masih beraktifitas pada malam hari yang salah satunya dengan memberikan himbauan untuk mengiatkan siskampling di lingkungannya.

 

"Dengan sinergitas antara Polri, TNI, serta organisasi masyarakat Banser dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, maka tindak pidana kriminalitas akan selalu terpantau karena kita saling kerja sama dan bahu membahu dalam menjaga lingkungan" ujarnya.

 

Tidak hanya itu, Iptu Darwan juga menghimbau kepada warganya di wilayah hukum Polsek Brangsong, apabila ada kejadian yang mengganggu Kamtibmas di desanya untuk segera melapor ke polsek Brangsong.

 

Patroli keamanan gabungan kemudian di sebar menjadi 2 zona, dengan mengunakan mobil backbone di jalur pantura dan mobil Kijang patroli di daerah jalur selatan.


patroli juga akan menyisir titik titik yang rawan kejahatan di wilayah hukum Polsek Brangsong.



Sumber : http://www.medianasional.id

Share:

Definition List

header ads

Unordered List

3/recent/post-list

Support

3/random/post-list